Jumat, 29 April 2016

REVIEW BUKU



Review Buku
Judul              : “BEGINI SEHARUSNYA MENJADI GURU”
Penulis            : Fuad bin Abdul Aziz asy-Syalhub
Penerbit          : Dar al-Qasim
Halaman         : 188 hal

            Buku yang saya baca judulnya adalah “BEGINI SEHARUSNYA MENJADI GURU” yang ditulis oleh Fu’ad bin Abdul Aziz asy-Salhub.
            Mengambil bagian profesi sebagai guru adalah sesuatu hal yang tidak semua orang mampu melakukannya. Padahal pekerjaan mendidik seorang generasi muda tidak mesti harus dibebankan semuanya pada sekolah/madrasah, di rumah orang tua harus mampu melanjutkan estafet pendidikan moral dan estetika, memberikan kesempatan kepada seorang anak untuk menerapakan pengetahuannya, dan sebagainya.pengajaran harus ada kesinambungan antara guru, orang tua dan siswa. Oleh karena itu secara tidak langsung guru adalah panutan putra-putranya di rumah.  
Begini Seharusnya Menjadi Guru
Image

            Dalam buku ini terbagi dalam tiga bab besar yakni bab pertama menjelaskan tentang karakter-karakter yang mesti dimiliki seorang pengajar, diantaranya: mengikhlaskan berilmu untuk Allah SWT, jujur, serasi antara ucapan dan perbuatan, berakhlaq mulia, bertawadhu’, dan lain-lain (ada sebelas point ynag harus dimiliki pada bab yang pertama ini). Ciri khas pada buku ini adalah menjelaskan permasalahan dan dipondasi dengan dalil baik dari Al-Qur’an maupun Hadits, dan terkadang menggunakan penjelasan para ulama terkait permasalahan, kemudian di akhir sub bab akan dibuat suatu kesimpulan.
            Bab kedua menjelaskan tugas dan kewajiban guru yang harus dilakukan. Ketika seorang pendidik mengetahui tugas dan kewajibannya dan kemudian mengikhaskannya untuk Allah, maka seorang pendidik akan bekerja dari hati, mampu bertahan disetiap terpaan badai permasalahan anak didik dan lingkunagnnya. Buku ini menguraikan secara detail dalam tujuh pokok bahasan. Kemudian bab terakhir tentang sistem dan metode mengajar. Dalam bab tiga pada buku ini mengangkat dua puluh inti permasalahannya. Variasi mengajar harus disesuaikan dengan karakter materi dan siswa. Tujuan agar materi pengajaran dapat tersampaikan dengan baik, siswa tidak jenuh terhadap guru atau pengajarnya. Jadi agar menghasilkan pendidik yang handal dan tangguh, maka guru dan orang tua harus tau bagian perannya masing-masing dan cepat tanggap terhadap permasalahannya. Pelajaran utama yang penting dari terpenting adalah membersihkan nilai-nilai negative dan virus-virus jahiliyah agar generasi muda mampu menjalani kehidupan yang selamat dunia akhirat.
            Profesi sebagai pendidik memeng mudah, di pundaknyalah terpikul tanggung jawab yang agung yaitu membentuk generasi dan mengarahkannya kepada jalan Allah SWT. Yang harus senantiasa diingat bahwa apa yang diajarkan akan dimintai pertanggung jawabannya dihadapan Allah SWT, dan janagan sampai predikat sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dengan imabalan kecil, akan ditambah dengan azab di akhirat. Memang posisi guru adalah posisi sosial yang paling strategis dalam sebuah sistem, memiliki kedudukan yang tinggi dan utama dalam islam. Guru adalah ujung tombak gerakan perubahan. Banyak orang tua yang menggantungkan harapan besar akan masa depan putra putrinya. Didikan dengan sentuhan lembut guru sangat diharapkan, sehingga masa depan dunia dan akhiratnya bisa dilalui dalam kehidupan yang fana ini.
            Dalam buku ini saya dapat metodologi mendidik yang penuh teladan, selamat dan lurus yang diambil dari contoh-contoh sikap Rasulullah SAW dan mendidik para sahabat Radiyallahu’anhu. Ingat bahwa metode yang baik bisa jadi lebih berpengaruh dari pada kuatnya materi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar